Home / Berita Umum / DKPPU Lakuakan Tes Pada Pegawai Terkait Narkoba

DKPPU Lakuakan Tes Pada Pegawai Terkait Narkoba

DKPPU Lakuakan Tes Pada Pegawai Terkait Narkoba – Direktorat Kelaikudaraan serta Pengoperasian Pesawat Hawa (DKPPU) mengadakan tes urine narkoba untuk semua pegawai termasuk juga beberapa inspektur di lingkungan DKPPU. Sekitar 250 pegawai DKPPU sudah dites narkoba oleh team dari Balai Kesehatan Penerbangan Ditjen Perhubungan Hawa.

Capt. Avirianto memperingatkan pada semua pegawai DKPPU supaya tidak bertindak yang tidak mematuhi hukum yakni konsumsi narkoba serta lakukan korupsi.

” Lakukan korupsi serta pemakaian narkoba bukan sekedar merugikan marwah serta kewibawaan institusi Kementerian Perhubungan, akan tetapi juga diri pribadi, keluarga, istri atau suami serta anak-anak buat yang mempunyainya. Diluar itu juga pasti merugikan hari esok, yakni tertutupnya tahap karier buat dianya, ” tutur Direktur Kelaikudaraan serta Pengoperasian Pesawat Hawa (DKPPU), Capt. Avirianto S dalam info tercatat, Rabu (8/8/2018).

Menurut Capt. Avirianto, sangsi tegas akan dikasihkan pada personel penerbangan bila dapat dibuktikan benar memakai narkoba. Diluar itu lisensi menjadi penerbang juga dibekukan dan akan dikerjakan proses pemberhentian menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang laku.

Dalam tes narkoba itu di buka Capt. Avi didampingi oleh Kasubdit Operasi Penerbangan, Capt. Moch. Mauluddin serta Kasubag Tata Usaha, Haribowo Lesmono, dan Kepala Balai Kesehatan Penerbangan Sri Murani Ariningsih.

Tidak hanya tes urine, DKPPU mengadakan sosialisasi perang menantang narkoba pada personil Penerbangan di Kantor Dit. KPPU, kompleks Bandara Soekarno Hatta, Tangerang.

Sosialisasi di buka juga oleh Capt. Avirianto serta di hadiri oleh beberapa ratus pilot serta personil penerbangan yang lain dari perwakilan maskapai penerbangan nasional dan Inspektur di lingkungan Dit. KPPU.

Acara sosialisasi juga mengundang dua narasumber yakni Direktur Peranan Dan Penduduk Tubuh Narkotika Nasional (BNN), Brigjen (Pol) Drs. Sufyan Syarif, MH serta AKBP TP. Simangunsong, Penyidik Madya II Dit. Res. Narkoba Polda Metro Jaya. Capt Avirianto mengatakan pekerjaan ini mempunyai tujuan untuk lakukan mencegah penyalahgunaan narkoba di kelompok personil penerbangan nasional.

” Sosialisasi ini untuk mengemukakan pesan pada susunan yang sangat basic, terutamanya penerbang jika narkoba itu begitu beresiko karena dapat membuat kapasitas negatif waktu menerbangkan pesawat. Beberapa pilot harus juga dikasih pandangan jika penumpang yang dibawa itu begitu terpenting serta mesti diselamatkan dalam operasional penerbangan, ” katanya.

Capt. Avirianto menginginkan acara ini dapat diadakan 3-4 kali dalam satu tahun hingga pemahanan mengenai bahaya narkoba dapat lebih meresap. Akan tetapi dianya juga menginginkan maskapai penerbangan lakukan hal yang sama di internal perusahaannya hingga sosialisasi ini seringkali dikerjakan.

Selain itu Brigjen (Pol) Sufyan Syarif yang menulis makalah berjudul ‘Peran Aktif Dunia Penerbangan Dalam Usaha Mencegah serta Pemberantasan Penyalahgunaan serta Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) ‘ itu mengemukakan jika penerbangan mesti ditata dengan baik supaya sehat, bukan sekedar bisnisnya akan tetapi juga operasional penerbangannya.

” Yang terpenting itu menahan pemakaian narkoba. Karena itu bikinlah ketentuan yang dapat menahan pemakaian narkoba buat personil penerbangan misalnya diselenggarakan tes urine, sosialisasi dan lain-lain, ” tutur Sufyan.

Sufyan juga memperingatkan beberapa personil penerbangan untuk mematuhi Ketentuan Menteri Perhubungan no. PM 8 tahun 2015 mengenai Ketentuan Keselamatan Penerbangan Sipil sisi 67 yakni standard kesehatan serta sertifikasi personil penerbangan.

PM itu mewajibkan awak angkutan penerbangan untuk lakukan teliti kesehatan sebelum menjalankan kendaraan. Sesaat AKBP TP. Simangunsong menyampaikan semua pihak mesti bersinergi dalam perang menantang narkoba ini.

” Narkoba itu seperti lingkaran setan. Bila ada seorang yang terserang, yang dapat mengobati itu dianya dibantu keluarga serta rekan-rekan paling dekat termasuk juga rekan kantor. Karena itu kita mesti miliki prinsip dahulu dalam hati dan dipertegas oleh perusahaan, ” katanya.

Dua acara itu adalah lanjutan dari imbauan Plt Direktur Jenderal Perhubungan Hawa, M. Pramintohadi Sukarno. Dia memohon diselenggarakan tes urine serta sosialisasi perang menantang narkoba untuk beberapa pilot serta personil penerbangan di Ditjen Perhubungan Hawa.

Menurut Praminto, dua hal itu mesti dikerjakan mengingat narkoba begitu beresiko serta telah merasuk ke dunia penerbangan nasional.

” Saya perintahkan untuk selekasnya dikerjakan lagi tes urine narkoba pada semua inspektur DKPPU oleh Balai Kesehatan Penerbangan (Hatpen) serta diprogramkan dengan berkala tanpa pemberitahuan pada beberapa Inspektur Penerbangan di lingkungan Direktorat Jenderal Perhubungan Hawa. Serta kurun waktu dekat, supaya diselenggarakan sosialisasi perang pada narkoba pada semua personil penerbangan serta maskapai penerbangan di Indonesia. Kita mesti mencegahnya berbarengan supaya tidak mengganggu keselamatan serta keamanan dalam penerbangan! ” tutur Praminto.

About admin