Home / Berita Umum / Kerajaan Ubur-Ubur Di Pimpin Aisyah Tusalamaja Baiduri

Kerajaan Ubur-Ubur Di Pimpin Aisyah Tusalamaja Baiduri

Kerajaan Ubur-Ubur Di Pimpin Aisyah Tusalamaja Baiduri – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Serang menjelaskan Kerajaan Ubur-ubur pimpinan Aisyah Tusalamaja Baiduri di Kota Serang merupakan saluran sesat serta keluar batas.

” Kami dapatkan unsur ajaran sesat serta keluar batas dalam saluran ini, ” kata Sekretaris MUI Kota Serang, Amas Tajuddin, waktu dihubungi Tempo, Selasa 14 Agustus 2018.

Menurut hasil investigasi serta pertemuan MUI dengan Raja Kerajaan Ubur-ubur diketemukan kenyataan penyimpangan serta ajaran sesat :

Membimbing serta yakin Nabi Muhammad SAW bertipical kelamin wanita.
Yakin perwujudan dirinya sendiri (Aisyah) merupakan perwujudan Allah Sang yg Tunggal serta mempunyai makam dan petilasan di Kota Serang.
Beriman terhadap mahluk gaib menjadi vs dalam Al Quran. Menurut Aisyah yg gaib itu merupakan Nyi Roro Kidul. Aisyah mengklaim dirinya sendiri merupakan bentuk dari Nyi Roro Kidul
Menyakini kalau Kabah bukan kiblat, namun merupakan rumah pemujaan nabi.
Hajar Aswad yg diciumi jamah haji gak berbeda merupakan suatu batu berupa style kelamin wanita, maka itu banyak yg menciumi.
Fatwa Sesat oleh MUI

Menurut temuan itu, kata Amas, MUI Kota Serang akan memfatwakan kalau Kerajaan Ubur-ubur merupakan saluran sesat dab keluar batas.

Kerajaan Ubur ubur duduki suatu rumah di Kampung Sayabulu, Kelurahan Serang, Kota Serang, Banten. Berdiri semenjak 2016, sekte ini udah beranggotakan 12 orang yg terdaftar serta aktif ada didalam kerajaan itu yg datang dari Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatera, serta Cilegon.

Didalam kerajaan itu juga diketemukan susunan organisasi kerajaan, di mana Aisyah menjadi raja ratu serta Nurhalim menjadi kepala suku yg bekerja mengerjakan ritual jamaah.

Polisi Kerjakan Penyelidikan

Kepala Polres Kota Serang Ajun Komisaris Besar Komarudin menyampaikan pihaknya mengerjakan penyelidikan kesibukan Kerajaan Ubur-ubur yg dikira saluran sesat ini. ” Kami menindaklanjuti laporan keresahan masyarakat lebih kurang sehubungan kesibukan grup ini saat dua bulan paling akhir, ” kata Kepala Komarudin.

Polisi berbarengan MUI Kota Serang, Ketua RW serta RT ditempat, kata Komarudin, mendatangi rumah yg jadikan pusat pekerjaan Kerajaan Ubur-ubur pada Senin, 13 Agustus 2018.

” Kami mengamankan beberapa dokumen yg sehubungan dengan kesibukan grup ini, juga orang yg mengakui menjadi pimpinan dari kerajaan Ubur-ubur ini, ” kata Komarudin.

Dokumen yg diterima polisi antara lain susunan organisasi Kerajaan Ubur-ubur yg acapkali di kunjungi oleh pengikutnya tiap-tiap Kamis malam atau malam Jumat tiap-tiap pekannya. Kesibukan mereka berjalan semenjak malam sampai pagi.

” Kami mengerjakan mencegahan supaya orang tidak mengerjakan banyak hal yg tidak dibutuhkan, sehubungan dengan apa ini saluran sesat atau apakah, kami berikan MUI sebagai pihak yg berwenang, ” kata Komarudin.

About admin