Home / Berita Umum / KONI Tak Berikan Gaji ke Sejumlah Atlet Kabupaten Bandung Selama 8 Bulan

KONI Tak Berikan Gaji ke Sejumlah Atlet Kabupaten Bandung Selama 8 Bulan

KONI Tak Berikan Gaji ke Sejumlah Atlet Kabupaten Bandung Selama 8 Bulan – Hampir delapan bulan, beberapa atlet di Kabupaten Bandung mengakui tidak dibayarkan upahnya oleh KONI. Walaupun sebenarnya kurang dari dua bulan lagi mereka dapat berlaga di Porda Ja-bar yg diadakan di Bogor.

Hal itu dirasakan oleh salah satunya Atlet Menembak Kabupaten Bandung Kinanti Ulfah. Ia mengakui, udah mulai sejak Januari lantas ia berbarengan atlet yang lain tidak memperoleh hak yg semestinya ia temukan.

Kinanti tidak paham argumen KONI Kabupaten Bandung yg belumlah memberi penghasilan padanya serta atlet yang lain. Walaupun sebenarnya menurut dia atlet di kabupaten kota berbeda udah dikasihkan.

” Saya nanya-nanya ke teman saya di Pencab berbeda, memang sich awal-awal Febuari-Maret itu nanti-nanti, namun mereka dirapel serta udah turun. Kabupaten Bandung Barat lantas udah, kita hingga sampai detik ini, diperintah latihan, diperintah training center namun tak ada. Kasihan saja sama (atlet) yg masihlah SMA masihlah mohon ke orang tua, ” jelasnya.

Ia tidak paham banyaknya seluruh atlet yg belumlah memperoleh penghasilan. Menurut dia, dari lima atlet menembak tiga salah satunya punyai hak untuk memperoleh penghasilan. Akan tetapi sampai saat ini penghasilan itu gak kunjung ia temukan.

Ia mengakui sering menagih pada pihak KONI Kabupaten Bandung. Akan tetapi ia tak pernah disikapi. ” Bilangnya kelak, bilangnya tengah diurus, selalu saja begitu dari bulan tiga, empat begitu, ” ujarnya.

Kinanti berujar tidak cuma di cabor menembak. Perihal yang sama dirasakan juga oleh atlet Basketball serta Softball. Sebab gak kunjung memperoleh penghasilan selanjutnya mereka keluar serta ganti membela pemda berbeda.

” Saya sempat miliki teman, Softball sama Basket, namun mereka akhirmya keluar, yg Sofball ini ganti ke Bekasi. Jika saya tak enak. Pada awalnya di Kota Bandung, di Kabupaten Bandung dijanjiin ini ini, sebenarnya tak, lebih kritis. Tahun 2014 di kota, sesudah PON di kabupaten, ” ujarnya.

” Penghasilan belumlah, harusnya Januari namun realisasinya tak ada. Belumlah betul-betul, intens belumlah betul-betul, sebatas bulan puasa tempo hari serasi pengen lebaran sekali, ” tangkisnya.

Kinanti menyayangkan KONI kabuapaten Bandung serta dinas Pemuda Olah-raga Kabupaten Bandung yg tidak memberi perhatian lebih pada banyak atlet. Walaupun sebenarnya menurut dia, kurang dua bukan lagi ia serta atlet yang lain dapat membela Kabupaten Bandung di Porda Ja-bar.

” Harapanya KONI serta kabupaten tak tutup mata. Kita kan miliki pertanggungjawaban, disuluh berlaga, diperintah menang namun hak-hak kita, kewajibannya kudu dilakonin sesaat haknya tidak dipenuhi, ” harapnya.

Kinanti mengintimidasi, kalau KONI memperlakukannya semacam itu selalu ia dapat berhenti berubah menjadi atlet Kabupaten Bandung serta ganti ke daerah berbeda.

About admin