Home / Uncategorized / Mesum Dalam Mobil, Satpol PP Amankan Dokter Gigi Cantik & Selingkuhan

Mesum Dalam Mobil, Satpol PP Amankan Dokter Gigi Cantik & Selingkuhan

Mesum Dalam Mobil, Satpol PP Amankan Dokter Gigi Cantik & Selingkuhan – Seseorang dokter gigi cantik digerebek warga serta petugas Satpol PP waktu melakukan perbuatan mesum didalam mobil kepunyaannya dengan seseorang pria di Kota Bukittinggi, Sumatera Barat, Selasa (20/2/2018) sekitaran jam 21. 30 WIB. Walau sebenarnya sang dokter gigi cantik berinisial MR (26) ini tidak lama sekali lagi juga akan menikah dengan calon resminya.

MR warga Guguk Randah, Kecamatan Ampek Koto, Kabupaten Agam ini digerebek saat ada dalam mobil Toyota Rush bernopol BA 1999 RV yang parkir dimuka sekolah basic Jalan Batang Masang, Kelurahan Belakang Balok, Kota Bukittinggi.

Waktu digerebek di ketahui MR yang berprofesi jadi dokter gigi pegawai honor di satu puskesmas Maninjau, Kabupaten Agam, tengah melakukan perbuatan mesum di bangku depan mobilnya dengan Hendra Yanto (26) warga Jalan Adinegoro, Kelurahan Aur Kuning, yang keseharian bekerja jadi pengemudi angkutan travel.

Kepala Seksi Operasional Satpol PP Kota Bukittinggi Dodi Andresia mengatakan, penggerebekan ini bermula dari laporan warga di sekitaran tempat praktik sang dokter. Warga berprasangka buruk dalam tiga hari terakhir pasangan ini tampak sering memarkirkan kendaraan ditempat gelap serta dalam kondisi mobil yang bergoyang-goyang.

“Selama 3 hari telah diintai oleh orang-orang ada pasangan bukanlah muhrim dalam mobil yang melakukan perbuatan asusila dan tidak mematuhi kebiasaan kebiasaan serta agama. Menurut pernyataan sang dokter, dia juga akan menikah tapi saat di tangkap bukanlah dengan tunangannya, ” kata Dodi, Rabu (21/2/2018).

Sesudah tertangkap basah, pasangan mesum ini segera dibawa ke kantor Satpol PP. Waktu di check sang dokter gigi merayu petugas supaya tidak mengolahnya serta mengakui sesudah lebaran th. ini juga akan selekasnya menikah.

Tetapi, petugas Satpol PP tetaplah mengolah ke-2 pasangan mesum ini untuk penegakkan ketentuan daerah. Sesuai sama Perda No 3/2015 mengenai Ketentraman serta Ketertiban Umum (Trantibum) ke-2 aktor dikenai hukuman membayar cost penegakkan perda sebesar semasing Rp1 juta.

About admin