Home / Berita Umum / Seorang Warga Srumbang Di Tangkap Polisi Karena Curi Kotak Amal Masjid

Seorang Warga Srumbang Di Tangkap Polisi Karena Curi Kotak Amal Masjid

Seorang Warga Srumbang Di Tangkap Polisi Karena Curi Kotak Amal Masjid – Seseorang pria berinisial S (46) warga Srumbung, Magelang mesti punyai urusan dengan kepolisian karna mengambil kotak infak di Masjid Agung dr. Wahidin Soedirohoesodo di Tridadi, Sleman. Aktor nekat mengambil kotak amal karna tidak miliki uang untuk membayar angsuran sepeda motornya.

Kanit Reskrim Polsek Sleman, Iptu Bowo Susilo menjelaskan aktor tertangkap waktu ambil uang di kotak infak masjid selesai Salat Jumat, (2/3) . Selesai kepergok mengambil kotak infak, aktor juga disergap oleh pemuda masjid serta dibawa ke kantor polisi.

” Awalannya beberapa pemuda masjid ini berprasangka buruk dengan aktor. Gerak-geriknya mencurigakan. Terlebih telah lima kali kotak amal di masjid itu hilang. Aktor juga lalu dipantau oleh pemuda masjid mulai sejak juga akan salat Jumat, ” tutur Bowo, Sabtu (3/3) .

Aktor, kata Bowo berniat pilih duduk serta salat di dekat kotak infak. Selesai salat serta jemaah berdoa, S juga lalu buka kotak amal serta ambil berisi.

” Memanglah ada satu diantara kotak amal yang rusak kuncinya. Aktor berniat pilih shalat di dekat kotak itu. Lalu aktor ambil uang didalam kotak amal. Waktu aktor ambil uang itu, direkam oleh pemuda masjid. Lalu aktor diamankan, ” ungkap Bowo.

Bowo menjelaskan dari tangan aktor, polisi mengamankan uang sejumlah Rp 217. 000. Dari pernyataan aktor, sambung Bowo, telah lima beraksi di masjid itu.

Pada wartawan, S mengakui tindakan nekatnya mengambil isi kotak amal karna kepepet tidak miliki uang untuk membayar angsuran credit sepeda motor kepunyaannya. S beralasan usaha jual beli ticket on-line yang tengah dibuatnya belum juga membawa hasil hingga dianya tidak berpenghasilan.

” Lima kali mengambil di kotak infak. Bisa Rp 500. 000. Uangnya untuk bayar angsuran sepeda motor sejumlah Rp 400. 000. Jatuh temponya tiap-tiap lepas 1, ” tutup S.

Karena tindakannya sekarang ini S mesti mendekam di penjara. S diancam pasal 362 KUHP dengan ancaman hukuman maksimum lima th. penjara.

About admin